Bila Gus Dur Mengajak Golput

Akibat keputusan Mahkamah Konstitusi yang memenangkan PKB kubu Muhaimin Iskandar, Gus Dur akhirnya sering berkoar-koar mengajak masyarakat Indonesia untuk memboikot pemilu 2009 mendatang terutama simpatisan PKB karena merasa telah didzolimi. lha dalah…piye to?!

Apa yang sebenarnya sedang terjadi pada diri Gus Dur padahal Beliau itu kan tokoh bangsa, bahkan sering disebut-sebut sebagai Bapak Bangsa dimana setiap tindak-tanduknya baik itu berupa tindakan maupun ucapannya akan dijadikan rujukan oleh bangsa ini. Lha, kalau seperti ini apa ya pantas kalau beliau dijadikan seorang tokoh apalagi disebut sebagai Bapak Bangsa sehingga pada akhirnya rakyat pada bingung terutama warga Nahdliyin,wong NU yang selama ini menjadi basis perolehan suara PKB. Mau menuruti kemauan Gus Dur ya jelas ga bisa, lha wong masyarakat juga butuh pemimpin sementara untuk mengabaikan perintah Beliau masyarakat juga tidak berani, mereka pada takut kuwalat, lha wong Beliau itu titisan para Aulia, keturunan K.H. Hasyim Ash’ari yang tersohor apalagi sebagian masyarakat juga percaya dan yakin kalau Gus Dur itu sendiri adalah bagian dari para Aulia itu sendiri, bahwa Gus Dur sendiri adalah seorang wali, wong suci. Lantas gimana masyarakat harus menyikapinya?…

Lha terus apa kalau yang ngomong itu Gus Dur lantas ditelan mentah-mentah begitu saja. Padahal semua juga tahu kalau Gus Dur itu keturunan KH. Hasyim Ash’ari keluarga besar Ponpes Tebu Ireng Jombang yang nota bene Beliau adalah orang jawa tulen sehingga tindak-tanduknya, juga bicaranya selalu pakai unggah-ungguh, pake sanepan, paribasan (perumpamaan) meski terdengar ceplas-ceplos tapi sebenarnya tidak seperti itu butuh dinalar terlebih dahulu apa yang dimaksud.

Lha istilah golput sebagaimana ajakan Beliau itu bukan berarti mengajak kita untuk tidak memilih pada pemilu mendatang, melainkan golput berarti golongan putih, yaitu golongan orang-orang yang bersih, suci atau mereka yang tengah berusaha untuk selalu menjadi baik, bersih sebagaimana ajaran agama kita. Jadi kalau Gus Dur mengajak kita untuk golput artinya Beliau mengajak kita untuk menggunakan hak kita pada pemilu yang akan datang dengan menggunakan hati nurani, menggunakan hati yang bersih dan disertai niat yang suci demi terpilihnya pemimpin yang mumpuni yang akan membawa kemakmuran bagi bangsa ini. Begitu lho….

Gitu aja koq repot!

tedjamaja

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s