Berbohongkah Kita?? (Merencanakan Kesuksesan Tahun 2010)

Kita sudah berada di hari ketiga di tahun baru ini, tahun 2010. Refreshing, kongkow-kongkow, jalan-jalan atau bahkan hura-hura masih mewarnai hari-hari kita. Sementara doa sudah begitu banyak kita panjatkan kehadirat Sang Illahi pada saat pergantian tahun tiga hari yang lalu. Seriuskah kita dengan doa-doa kita, atau doa itu hanya sebagai pelengkap saja, sebuah rutinitas yang tak bertujuan, Atau hanya pemanis dari serangkaian aktivitas saja.

Sahabat, doa bukanlah sebuah mantra penyihir yang bisa mendatangkan begitu saja berbagai keinginan kita. Melainkan doa adalah sebuah harapan dari segala cita-cita kita. Doa yang kita panjatkan diawal tahun adalah serangkaian tujuan yang ingin kita wujudkan di tahun ini. Jadi sudah sepantasnya jika kita mesti berusaha sekuat kemampuan kita untuk mewujudkan berbagai harapan kita tersebut. Bukankah janji Tuhan, bahwa kita hanya akan mendapatkan sesuatu tak lebih dari apa yang kita usahakan?!. (QS. An-Najm: 39)

Sahabat, berleha-leha dalam mengawali tahun baru sama sekali tidak menandakan keseriusan kita dalam berdoa. Tamasya, kongkow-kongkow atau apalah itu namanya, justru akan memposisikan kita sebagai manusia yang tidak konsen terhadap apa yang sudah kita ucapkan. Dengan kata lain kita telah menempatkan diri kita sebagai pembohong dihadapan Tuhan kita. Astaghfirulloh….

Sahabat, seabrek doa kita diawal tahun sebenarnya merupakan langkah yang tepat untuk mengawali tahun baru ini. Karena itu berarti kita telah menetapkan tujuan yang harus dan akan kita perjuangkan di tahun ini. Bukankah sebuah kesuksesan selalu berawal dari perencanaan yang baik dan menetapkan sebuah tujuan merupakan salah satu dari perencanaan tersebut. Akan tetapi sebuah rencana akan tetap menjadi rencana jika kita tidak melakukan akivitas apa-apa untuk mewujudkan keinginan kita tersebut. Jadi tujuan yang sudah kita tetapkan dengan baik tersebut tidak akan mampu merubah apa-apa diri kita, muspro alias sia-sia.

Jadi kunci dari sebuah kesuksesan adalah gabungan dari perencanaan yang matang dengan usaha yang sungguh-sungguh serta berulang-ulang untuk mewujudkannya serta penyerahan diri secara total kepada Sang Pencipta karena semua berawal dari-Nya dan akan kembali pula kepada-Nya.

Sahabat, kesiapan mental kita, juga mempunyai andil yang cukup besar dalam kesuksesan kita berikutnya. Percayalah, bahwa dalam setiap perjuangan pasti akan kita jumpai begitu banyak halangan dan rintangan. Oleh karena itu kesiapan mental yang baik sangat diperlukan agar kita selalu siap dan tegar dalam melewati setiap halangan dan rintangan tersebut. Orang bijak akan berdoa,”Ya Tuhan kuatkanlah pundak saya agar saya mampu memikul beban itu”. Bukan, “Ya Tuhan, ringankanlah beban itu agar saya mampu memikulnya”. Hal itu menandakan bahwa dalam setiap perjalanan hidup, halangan dan rintangan tidak mungkin untuk dihindari tetapi mau tidak mau harus kita lewati.

Dan justru dari setiap halangan dan rintangan tersebut Tuhan ingin mempersiapkan kita untuk menjadi pribadi-pribadi yang tangguh, tahan uji dan siap untuk meraih segala bentuk kesuksesan yang kita bangun.

Sekali lagi, sahabat, kesuksesan kita hanya bisa kita raih jika kita senantiasa sungguh-sungguh dalam berdoa, sungguh-sungguh dalam berusaha mewujudkan segala doa kita dan sungguh-sungguh bertawakkal hanya kepada-Nya, memasrahkan segala hasil kepada kehendak-Nya. “Berdoalah kamu niscaya akan Aku (Alloh) kabulkan”. Artinya, tetapkanlah tujuan kamu dan lalui berbagai prosesnya untuk mewujudkannya dan Alloh akan mengabulkan apa yang menjadi harapanmu tersebut.

Sebagai akhir kata saya ucapakan, selamat berjuang sobat, selamat berkarya dan semoga kita dapat bersama meraih kesuksesan demi kesuksesan kita. Biidznilllah….

Surabaya, 3 Januari 2009

Tedjamaja, belajar konsisten dengan ucapannya.

3 thoughts on “Berbohongkah Kita?? (Merencanakan Kesuksesan Tahun 2010)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s