Angkara (puisi)

Mencoba mengulang

Mengenang.

Merasa dan dirasa

Apa yang pernah diberikan hati,

Untuk para pecinta.

Mendekap

Didekap

Mendekap cinta

Didekap lara.

Tubuh meminta

Nafsu memohon

“Pergi…..!”

Iman, berkata.

Air mata

Tumpah

Melimpah ruah

Pada hari terjadinya petaka.

Tedjamaja

mjk, 04062009

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s