Dondong Opo Salak Duku Cilik-Cilik…

Kawan, masih ingat dengan awal dari lagu yang biasa kita nyanyikan saat TK dulu, coba kalian renungkan dan hayati. Hikmah apa yang kalian dapatkan dari petikan lagu tersebut?

Diam-diam saya memikirkan lagu tersebut, bukan apa-apa karena saya menemukan sesuatu yang menarik mengenai makna lagu tersebut. Tiga wajah (karakter) manusia yang ada dalam kehidupan ini. Kedondong, dengan kulit luar yang halus tetapi memiliki biji (dalam) yang semrawut alias super kasar. Bukankah ini mewakili sifat kemunafikan, yakni golongan manusia yang nampak luarnya halus dan baik tetapi memiliki hati yang busuk.

Sementara salak adalah kebalikan dari kedondong. Salak memiliki kulit yang kasar namun ia memiliki biji (dalam) yang halus. Ini mewakili karakter manusia yang sama sekali tidak mementingkan penampilan luarnya melainkan ia selalu menekankan pada tampilan dalamnya, hati dan bathinnya. Sedangkan duku yang memiliki kulit dan biji (dalam) yang halus, sebagaimana golongan manusia yang selalu memperhatikan tampilan luar maupun dalamnya sekaligus, jiwa dan raganya.

Dan lagu ini memberikan kita pilihan-pilihan tersebut, yang dimulai dengan pilihan pertama, yakni menjadi bala tentaranya iblis dan sekutunya, menjadi manusia munafik yang selalu tampak baik padahal hatinya busuk, bahkan busuk sekali (na’udzubillah). Dan pilihan berikutnya adalah menjadi orang yang nampak dari luar biasa-biasa saja namun memiliki hati yang bersih dan tulus. Dan pilihan terakhir, yakni menjadi manusia yang sempurna baik secara fisik maupun bathinnya, baik raga maupun jiwanya, subhanalloh….

Dondong opo salak… bait ini memberi pilihan kepada kita, pilih jadi manusia jahat atau manusia baik? Duku cilik-cilik, sementara bait yang ini mengandung sebuah ketegasan bukan pilihan lagi, yakni menjadi manusia yang sempurna, baik luar maupun dalamnya.

Tedjamaja, kedondong opo salak??
Surabaya, 14 Februari 2010. 22.25 wib

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s