Kesadaran Beragama

Saya akui, bahwa saya beragama Islam bisa dikatakan hampir seratus persen dikarenakan bapak dan ibu saya beragama Islam. Begitu juga dengan bapak-ibu saya juga dikarenakan kakek-nenek saya beragama Islam dan saya kira begitulah seterusnya. Jadi bisa dikatakan bahwa saya beragama Islam adalah karena “warisan” bapak-ibu, kakek-nenek dan seterusnya. Baca lebih lanjut

Iklan

Memahami Peran Fungsi Keluarga

Keluarga adalah sebuah institusi legal yang keberadaannya disahkan oleh hukum adat, hukum negara, bahkan oleh hukum agama yang kita yakini kebenarannya sampai tiba datangnya hari pembalasan kelak.

Keluarga adalah sebuah perusahaan besar (kalau boleh saya mengilustrasikannya begini) yang mesti dikelola secara profesional oleh orang-orang yang profesional pula dibidangnya. Karena dalam perusahaan yang bernama keluarga ini akan dihasilkan “produk” bernama manusia yang kelak akan meneruskan kehidupan ini sehingga pada tangan merekalah kebaikan dan keburukan dunia kelak berada. Ada harapan besar pada perusahaan yang bernama keluarga ini untuk menghasilkan produk yang nantinya akan mengemban misi untuk memakmurkan bumi yaitu misi yang dibawa oleh umat manusia (sebenarnya tapi sayang manusia kebanyakan alpa), yaitu seorang khalifatullah. Baca lebih lanjut

Antara Manusia, Malaikat dan Iblis

Menurut buku yang pernah saya baca, ternyata untuk menjadi malaikat atau iblis itu sangat gampang lho. Malaikat “hanya” dititahkan oleh Tuhan untuk selalu berbuat baik sedangkan iblis “hanya” dititahkan Tuhan untuk senantiasa berbuat jahat, onar dan biang dari keangkaramurkaan. Sangat simple, karena baik malaikat maupun iblis tidak punya pilihan lain, mau atau tidak mau, terpaksa ataupun tidak, mereka (malaikat dan Iblis) hanya punya satu pilihan saja dan Tuhan-pun hanya menganugerahi mereka satu naluri saja, yakni naluri untuk berbuat baik bagi malaikat dan naluri untuk berbuat jahat bagi iblis.
Baca lebih lanjut

Mudik Kembali ke Fitrah Kita sebagai Manusia

Seolah sudah menjadi tradisi yang tak bisa ditinggalkan, mudik dalam lebaran mampu hadir sebagai aktivitas sakral rutin tahunan sebagaimana lebaran itu sendiri. Meski terkadang sedikit dipaksakan baik dari sisi ekonomi maupun lainnya. Jalanan yang macet bukanlah halangan, tiket yang mahal bukan pula sebuah rintangan. Tak jarang karena saking semrawutnya kondisi jalanan kita, momen mudik yang seharusnya menjadi sebuah kebahagiaan berubah menjadi malapetaka, karena kecelakaan. Tetapi hal itu tak menjadi persoalan. Subhanalloh… Baca lebih lanjut

Ummat Islam Menghancurkan Islam, Mungkinkah??

Akhir-akhir ini banyak saya temui status, link atau tautan dalam FB yang isinya menyatakan bahwa ada sekelompok ummat Islam yang ingin menghancurkan Islam (astaghfirulloh, apa bener ya?), Cirinya adalah mereka tidak menghendaki adanya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), tidak setuju dengan demokrasi dan ingin mendirikan negara sendiri daulah islamiyah. Dan tentunya tautan itu direspon oleh banyak orang dengan beragam komentar baik komentar negatif yang menyudutkan salah satu pihak (kelompok tertuduh) maupun komentar yang berupa pembelaan atau pembenaran. Baca lebih lanjut

Mengorganisasikan Suporter Indonesia

Melihat perkembangan sepak bola negeri tercinta kita ini membuat saya menjadi prihatin. Bagaimana tidak prihatin, lha wong prestasinya masih sangat jauh dari harapan, belum lagi problematika pendukungnya (suporter) yang kerap bikin ulah, onar meskipun terkadang bukan para suporter ini yang berulah tapi kehadiran mereka dalam jumlah besar kerap membuat masyarakat dilanda pobia sehingga sebagian masyarakat sengaja “berulah” terlebih dahulu untuk menunjukkan wibawa mereka dengan harapan para suporter ini tidak berulah di daerahnya. Baca lebih lanjut